Kemenkes siagakan 9 HEOC, pastikan penanganan kesehatan pascagempa NTT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengaktifkan sembilan Health Emergency Operation Center (HEOC) untuk koordinasi dan pemantauan penanganan kesehatan pasca-gempa Nusa Tenggara Timur (NTT). Gempa berdampak pada delapan kabupaten/kota, yakni Sikka, Ende, Manggarai Timur, Nagekeo, Manggarai Barat, Manggarai, Ngada, dan Flores Timur. Kemenkes mengirimkan dua Tim Manajemen Krisis Kesehatan ke Kabupaten Sikka dan Ende, serta dua tim Emergency Medical Team (EMT) untuk memperkuat pelayanan medis. Pada 16 Agustus 2026, Kemenkes mendistribusikan delapan paket obat-obatan dasar, lima paket emergency kit, 1.000 sarung tangan steril, 20.000 sarung tangan nonsteril, 20.000 masker bedah, 10 oksigen konsentrator, dan dua tenda pos kesehatan, dilengkapi dengan delapan tenda tambahan untuk dukungan pelayanan di lapangan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 22.20
Pemerintah Pastikan Dampak Gempa NTT Masih Bisa Ditangani Sendiri
CNBC Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 17.50
Update Gempa Flores NTT, 68 Korban Jiwa dan 213 Orang Luka-luka
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 17.05
BNPB Ungkap Tak Ada Lagi Laporan Warga yang Hilang di Wilayah Gempa NTT
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 17.40
Update, Korban Meninggal Dunia Gempa NTT 53 Orang
Berita terkait
Kemenkes Targetkan Seluruh RSUD dan Puskesmas Terdampak Gempa NTT Beroperasi 12 Minggu ke Depan
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 17.05
Kemenkes Targetkan RSUD di 8 Daerah Terdampak Gempa NTT Beroperasi dalam Sepekan
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 14.11
Tangani Korban Gempa NTT, Kemenkes Bentuk Tim Health Emergency Operation Center
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 12.39
Menkes: Ibu Hamil hingga Pasien Patah Tulang Jadi Prioritas Penanganan Gempa NTT
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 10.58