Menkes Imbau Warga Terdampak Erupsi Anak Krakatau Tak Keluar Rumah Sepekan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengimbau masyarakat yang terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau untuk mengurangi aktivitas di luar rumah selama sepekan. Imbauan ini disampaikan karena abu vulkanik berpotensi mengganggu kesehatan pernapasan, mata, dan kulit. Menurut Budi, dampak utama abu vulkanik adalah pada sistem pernapasan karena kandungan silika yang dapat merusak paru-paru. Jika harus beraktivitas di luar, masyarakat disarankan menggunakan masker untuk melindungi paru-paru. Selain itu, partikel abu juga dapat masuk ke mata, sehingga disarankan menggunakan kacamata. Untuk melindungi kulit dari partikel abu yang bersifat tajam, masyarakat yang keluar rumah disarankan mengenakan pakaian tertutup seperti baju lengan panjang dan celana panjang. Imbauan ini disampaikan dalam rapat daring membahas penanganan bencana bersama Presiden Prabowo Subianto pada Senin (7/9).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 7 September 2026 pukul 07.20
Wamenaker Imbau Pekerja Pakai Masker Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 16.22
Cegah Terpapar Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Warga Jakarta Diimbau Pakai Masker
Liputan6.com · 7 September 2026 pukul 19.14
AHY: 2.961 Penerbangan dan 341 Ribu Penumpang Terdampak Penutupan Bandara
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 18.30
8 Bandara Ditutup Akibat Abu Anak Krakatau, Ini Daftarnya
Berita terkait
Komisi IX Ingatkan Penjual Masker Tak Naikkan Harga Imbas Abu Anak Krakatau
kumparan · 7 September 2026 pukul 14.21
Abu Anak Krakatau Bikin Masker Langka, Pramono: Jangan Mainkan Harga
Liputan6.com · 7 September 2026 pukul 18.00
Abu Vulkanis Gunung Anak Krakatau Sudah Sampai Bandung, Wali Kota Inbau Warga Pakai Masker
JPNN.com · 7 September 2026 pukul 18.00
FOTO: Antusias Warga Membeli Masker Antisipasi Sebaran Abu Vulkanik
CNN Indonesia · 7 September 2026 pukul 17.49