Menkes Ngaku Terima Aduan Banyak RS Paripurna Gagal Gaji Nakes-Dokter
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengaku menerima banyak aduan terkait rumah sakit paripurna yang gagal membayar gaji dokter dan tenaga kesehatan lainnya. Hal ini disampaikan dalam rapat dengan Komisi IX DPR. Menurut Budi, kasus kegagalan pembayaran ini menunjukkan bahwa akreditasi paripurna tidak selalu mencerminkan kondisi sebenarnya rumah sakit, terutama dalam hal kesejahteraan staf medis. Predikat paripurna diberikan berdasarkan standar mutu pelayanan dan keselamatan pasien, namun tidak memasukkan indikator kesejahteraan SDM dalam penilaiannya. Budi menyatakan bahwa sebelumnya, pengaduan terkait kesejahteraan tidak pernah dikaitkan dengan proses akreditasi. Untuk perbaikan, ia berjanji akan melakukan evaluasi sistem penilaian akreditasi rumah sakit agar lebih komprehensif. Sistem penilaian baru akan mempertimbangkan kepuasan pasien dan kepuasan SDM, sehingga pengalaman dokter dan perawat dalam rumah sakit akan menjadi bagian dari proses akreditasi. Budi juga mengusulkan agar pasien dapat memberikan penilaian melalui sistem emotikon serupa dengan yang ada di Bandara Changi, Singapura, sebagai dasar penilaian akreditasi di masa mendatang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 14 September 2026 pukul 18.55
Menkes Soroti RS Tunda Bayar Dokter-Perawat: Layanan Pasien Jadi Jelek
Detik.com · 14 September 2026 pukul 11.56
Menkes Bakal Evaluasi Akreditasi RS, Soroti Nakes Tak Dibayar
Berita terkait
Menkes Tekankan Pentingnya Pencegahan Untuk Jaga Kesehatan di Peluncuran I-Chip UMJ
JPNN.com · 16 September 2026 pukul 00.05
Arief Rosyid: Peresmian ICHIP UMJ Sebagai Komitmen Dukung Kedaulatan Kesehatan
JPNN.com · 16 September 2026 pukul 00.00
I-CHIP UMJ Dorong Penguatan Kebijakan Kesehatan Berbasis Riset
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 22.58
Tembus 2 Ribu Kasus Baru, Fiji Tetapkan HIV sebagai Krisis Nasional
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 21.55