Menkes Percepat Kirim Masker-Konsentrator ke Wilayah Terdampak Karhutla
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan pemerintah mempercepat pengiriman masker dan konsentrator oksigen ke puskesmas di wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) untuk mengatasi peningkatan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Pihak Kementerian Kesehatan telah menyusun pemetaan puskesmas yang paling banyak terdampak, meski belum merinci jumlah kasus secara spesifik. Upaya ini dilakukan setelah kasus ISPA melonjak di Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Dinas Kesehatan Kotawaringin Barat mencatat 515 kasus ISPA dalam satu minggu pada minggu ke-32, berdasarkan pemantauan melalui Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR). Lonjakan ini mengikuti tren peningkatan yang berlangsung sejak minggu ke-28. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kobar, dr. Jhonferi Sidabalok, menyatakan bahwa kasus ISPA perlu terus dipantau karena pola peningkatannya yang fluktuatif namun nyata. Puskesmas Sungai Rangit mencatat kasus tertinggi dengan 1.933 kasus (16,43 persen), diikuti oleh Puskesmas Madurejo (1.169 kasus) dan Puskesmas Kumai (1.152 kasus).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 06.09
Ada Karhutla: Kasus ISPA di Kalimantan Selatan Capai 36.196
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 14.38
Kasus ISPA Meningkat di 6 Provinsi akibat Karhutla
JPNN.com · 26 Agustus 2026 pukul 06.49
Gegara Karhutla, Kasus ISPA Meningkat 10%
CNN Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 17.56
Karhutla di Kalteng Semakin Meluas, Ada 3.947 Titik Panas
Berita terkait
Menkes Imbau Masyarakat Terdampak Karhutla Pakai Masker dan Batasi Aktivitas di Luar Ruangan
SINDOnews · 22 Agustus 2026 pukul 16.13
Dinkes Papua Tengah Mulai Antisipasi Peningkatan ISPA Imbas Karhutla
CNN Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 09.55
ISPA Meningkat Imbas Karhutla di Kotawaringin Barat, Terkini Ada 515 Kasus
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 10.43
Antisipasi Dampak Asap Karhutla, Polsek Kongbeng Bagikan Masker ke Warga
Media Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 23.30