Menko Yusril-Wakapolri Serukan Penguatan Hukum Lindungi Perempuan-Anak dari TPPO
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menko Koordinator Bidang Hukum Yusril Ihza Mahendra dan Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo menjadi Pembicara Utama dalam Legal International Conference and Studies (LICS) ke-9 di Fakultas Hukum UNISSULA, Semarang, dengan tema penguatan kerangka hukum untuk melawan perdagangan orang (TPPO) dan melindungi perempuan serta anak. Yusril menyerukan pembangunan sistem hukum terintegrasi yang mencakup pencegahan, perlindungan korban, dan kerja sama lintas negara untuk memutus rantai TPPO. Wakapolri menegaskan perlunya transformasi penegakan hukum mengingat TPPO memanfaatkan ekosistem digital, dan memaparkan empat strategi Polri: pendekatan victim-centric, penguatan direktorat PPA-PPO, peningkatan kapasitas penyidik melalui digital forensic, serta perluasan kerja sama internasional dengan 14 perjanjian yang telah ditandatangani. Konferensi ini dihadiri oleh akademisi, peneliti, dan praktisi hukum dari 18 negara, termasuk Vietnam, Turki, Siprus, Mesir, Jepang, dan Australia, memperkuat kolaborasi global dalam pemberantasan TPPO.
Bagikan
Berita terkait
Kepolisian Israel Kini Makin Berkuasa, Permudah Zionis Caplok Tepi Barat
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 12.25
Garuda Institute Puji Langkah Imigrasi Lindungi WNI dari TPPO
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 08.12
RI Bawa 5 Langkah Konkret untuk Palestina di Forum Amman
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 06.20
Sempat Dikosongkan 20 Tahun, Israel Huni Lagi Permukiman Ganim di Tepi Barat
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 19.44