Menko Yusril-Wakapolri Serukan Penguatan Hukum Lindungi Perempuan-Anak dari TPPO
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menko Koordinator Bidang Hukum Yusril Ihza Mahendra dan Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo menjadi Pembicara Utama dalam Legal International Conference and Studies (LICS) ke-9 di Fakultas Hukum UNISSULA, Semarang, dengan tema penguatan kerangka hukum untuk melawan perdagangan orang (TPPO) dan melindungi perempuan serta anak. Yusril menyerukan pembangunan sistem hukum terintegrasi yang mencakup pencegahan, perlindungan korban, dan kerja sama lintas negara untuk memutus rantai TPPO. Wakapolri menegaskan perlunya transformasi penegakan hukum mengingat TPPO memanfaatkan ekosistem digital, dan memaparkan empat strategi Polri: pendekatan victim-centric, penguatan direktorat PPA-PPO, peningkatan kapasitas penyidik melalui digital forensic, serta perluasan kerja sama internasional dengan 14 perjanjian yang telah ditandatangani. Konferensi ini dihadiri oleh akademisi, peneliti, dan praktisi hukum dari 18 negara, termasuk Vietnam, Turki, Siprus, Mesir, Jepang, dan Australia, memperkuat kolaborasi global dalam pemberantasan TPPO.
Bagikan
Berita terkait
Di Sidang Umum PBB, RI Tegaskan Tetap Berdiri Bersama Palestina
Detik.com · 27 September 2026 pukul 07.29
RI nilai isu Palestina jadi ujian terbesar bagi hukum internasional
ANTARA News · 27 September 2026 pukul 07.05
Ancaman Keras Presiden Iran ke AS! Tegaskan Iran Siap Balas Lebih Kejam Jika Serangan Terus Berlanjut!
Warta Ekonomi · 26 September 2026 pukul 21.00
Belanda Larang Perdagangan Produk dari Permukiman Israel
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 22.32