Menkomdigi: KIP garda depan informasi jernih dan perangi hoaks
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menyatakan bahwa Komisi Informasi Pusat (KIP) menjadi garda terdepan dalam menyediakan informasi jernih kepada publik dan memerangi hoaks di ruang digital. Pernyataan tersebut disampaikan usai pelantikan tujuh anggota KIP periode 2026-2030 di Jakarta pada Senin. Keterbukaan informasi dinilai sebagai bagian demokrasi, terutama dalam menghadapi ancaman hoaks.
Tujuh anggota KIP yang dilantik berdasarkan Keputusan Presiden nomor 77/P tahun 2026 adalah Handoko Agung Saputro sebagai Ketua, Hafidhah, Arman Fauzi, Dery Hendryan, Edi Purwanto, Joemarthine Chandra, dan Rini Purwandari. Tugas mereka mencakup penyelesaian sengketa informasi dan pemerataan akses layanan publik di tingkat pusat dan daerah.
Meutya Hafid menargetkan peningkatan indeks Keterbukaan Informasi Publik dari 66,43 poin pada tahun 2026 menjadi minimal 75 poin pada tahun 2027. Target ini bertujuan untuk memastikan keterbukaan informasi berjalan optimal dan menunjukkan komitmen negara terhadap transparansi publik bagi masyarakat luas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 5 Agustus 2026 pukul 16.32
Menko Polkam: Kondisi Keamanan Indonesia Sangat Mantap, Masih Terkendali
SINDOnews · 3 Agustus 2026 pukul 17.01
Penyebaran Hoaks Marak, Sekjen Pasbata Minta Komdigi Patroli di Ruang Digital
Berita terkait
Kedubes Iran Sangkal Laporan Teheran Siapkan Operasi Maritim di Asia, Selat Malaka dan Tanjung Priok
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 15.29
Aktivitas Digital Masyarakat Makin Beragam, Ini Gambarannya
kumparan · 21 September 2026 pukul 21.17
Internet Indonesia Paling Lelet di ASEAN, Mitos atau Fakta?
CNBC Indonesia · 12 September 2026 pukul 15.45
Survei: ChatGPT Jadi AI Paling Dikenal dan Banyak Dipakai di Indonesia
kumparan · 12 September 2026 pukul 11.23