Mensesneg: El Nino Sebabkan Pemadaman Karhutla Tak Mudah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah menyatakan dukungan penuh untuk mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di beberapa wilayah, namun kondisi El Nino yang kuat menjadi kendala utama. Mensesneg Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa di Bromo, dua titik api masih aktif karena lahan sangat kering akibat El Nino, sehingga pemadaman tidak mudah. Kerja sama antara TNI, Polri, relawan, dan masyarakat menjadi kunci dalam upaya penanganan. Pemerintah juga mengingatkan masyarat untuk menghindari aktivitas yang berisiko menimbulkan titik api baru, seperti membuang puntung rokok, korek api sembarangan, atau membuka lahan dengan cara membakar. Penutupan total akses wisata Gunung Bromo diperpanjang hingga 15 Agustus 2026 sebagai tindak lanjut proses penanganan yang masih berlangsung.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 12 Agustus 2026 pukul 08.11
Karhutla Bromo Tersisa Dua Titik, Menko PMK Pratikno: Pemadaman Dikebut
ANTARA News · 11 Agustus 2026 pukul 20.53
BNPB targetkan dua titik karhutla Bromo bisa padam pekan ini
JPNN.com · 11 Agustus 2026 pukul 18.30
Bromo Ditutup Total, Karhutla Mengancam Penghasilan Warga hingga Pelaku Usaha Wisata
CNN Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 22.30
Karhutla Kepung RI, Menko Polkam hingga Istana Keluarkan Imbauan
Berita terkait
Mensesneg Minta Pemadaman Karhutla Bromo Dilakukan Sekeras-kerasnya
Detik.com · 10 Agustus 2026 pukul 14.40
Pemerintah Pantau Awan Hujan untuk Gelar Operasi Modifikasi Cuaca
SINDOnews · 10 Agustus 2026 pukul 17.04
Pemerintah Waspadai Karhutla di 6 Provinsi, Siagakan 43 Helikopter
Detik.com · 10 Agustus 2026 pukul 16.49
Kebakaran Taman Nasional Gunung Bromo Meluas, Ini Arahan Mensesneg
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 13.31