Mensesneg: Pemerintah Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memastikan pemerintah melakukan gerakan cepat untuk menangani dampak gempa bumi magnitudo 7,7 yang terjadi di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu pukul 04.58 WIB. Presiden Prabowo Subianto telah menerima laporan terkini terkait bencana ini. Koordinasi dilakukan dengan Menteri Koordinator PMK Pratikno yang akan segera menuju ke wilayah terdampak, serta Kepala Basarnas Mohammad Syafii dan Gubernur NTT Melki Laka Lena untuk memastikan penanganan pascagempa berjalan cepat dan tepat.
Gempa tektonik tersebut berpusat di laut pada kedalaman 15 kilometer, berjarak 38 kilometer timur laut Mbay, Nagekeo. Guncangan kuat dirasakan selama kurang lebih satu menit di wilayah Nagekeo, Sikka, Manggarai Barat, hingga menyebar ke Bima (NTB) dan sejumlah wilayah Sulawesi Selatan seperti Jeneponto, Kepulauan Selayar, dan Maros.
Pemerintah pusat siap mengerahkan bantuan jika diperlukan. Tim gizi dan tim medis telah dikerahkan untuk penanganan korban luka maupun meninggal dunia. Pemeriksaan kerusakan di lapangan sedang berlangsung untuk menilai kebutuhan penanganan darurat di wilayah yang terdampak.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 15 Agustus 2026 pukul 13.32
BNPB: 14 orang meninggal dunia akibat gempa M7,7 di NTT
JawaPos · 15 Agustus 2026 pukul 11.46
BNPB Perbarui Data Dampak Gempa Bumi Magnitudo 7,7 di NTT, Pastikan Korban Meninggal Dunia 1 Orang
CNN Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 09.45
FOTO: NTT Luluh Lantak Diguncang Gempa Magnitudo 7
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 13.59
Kementerian PU Identifikasi Kerusakan Imbas Gempa NTT
Berita terkait
Pemerintah Pastikan Dampak Gempa NTT Masih Bisa Ditangani Sendiri
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 22.20
Mendagri Siapkan Rencana Prioritas Penanganan Korban Gempa di NTT
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 21.45
BNPB: Infrastruktur Terdampak Gempa M7,7 NTT Berangsur Pulih
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 21.08
Update Gempa NTT: 4.541 Rumah Terdampak
CNBC Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 20.52