Mentan perkuat sektor pertanian untuk angkat ekonomi warga Alor
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menekankan penguatan sektor pertanian sebagai kunci meningkatkan ekonomi masyarakat Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan tiga strategi terpadu: jangka pendek, menengah, dan panjang. Strategi jangka pendek ditujukan untuk memastikan ketersediaan pangan dan meningkatkan produksi padi melalui dukungan benih, alsintan, pompa, dan pengembangan lahan hingga 3.000 hektare. Pemerintah juga menyalurkan bantuan pangan reguler sebanyak 1.120,14 ton dengan nilai Rp15,68 miliar untuk Alor pada Juli-September 2026, sementara total bantuan pangan di NTT mencapai Rp360,91 miliar.
Strategi jangka menengah difokuskan pada pengembangan jagung seluas 3.000 hektare untuk meningkatkan produktivitas lahan dan pendapatan petani. Sementara strategi jangka panjang mengarah pada pengembangan perkebunan kelapa, kakao, dan jambu mete yang sesuai dengan karakteristik Alor. Mentan menegaskan tujuan utamanya adalah mengentaskan kemiskinan, bukan sekadar meningkatkan produksi.
Untuk memastikan keberhasilan program, Mentan meminta pengawalan ketat terhadap seluruh bantuan agar sampai ke penerima yang tepat dan dimanfaatkan sesuai peruntukan. Tokoh masyarakat Alor di Jabodetabek, termasuk Syahrir Ika dan Gery Bantara, menyatakan dukungan penuh dan siap membantu mengawal pelaksanaan program. Kolaborasi pemerintah, petani, dan masyarakat diharapkan membuat bantuan berkembang menjadi sumber pendapatan berkelanjutan.
Bagikan
Berita terkait
Buntut Keluhan Beras Mahal, Amran Turun Tangan Guyur Bantuan Pangan ke Alor
Liputan6.com · 8 Agustus 2026 pukul 20.00
Mentan Buka-bukaan Cara Dongkrak Pertanian dan Tekan Kemiskinan di Alor
Detik.com · 8 Agustus 2026 pukul 16.30
Bulog Siapkan 10 Ton Beras per Kabupaten Terdampak Gempa NTT
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 10.44
BULOG Gerak Cepat Salurkan Bantuan Beras dan Minyak untuk Warga Terdampak Gempa NTT
JawaPos · 16 Agustus 2026 pukul 10.00