Menteri Bahlil: PLTS 100 GWp dorong kemandirian energi nasional
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mempersembahkan program pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) 100 GWp sebagai strategi kemandirian energi nasional. Indonesia, sebagai negara tropis dengan paparan sinar matahari sepanjang tahun, berpotensi besar mengembangkan energi surya. Program ini didukung oleh industri panel surya dan baterai penyimpanan listrik (BESS) dalam negeri. Laporan Menteri ESDM menyatakan program PLTS 100 GWp berpotensi menghemat APBN lebih dari Rp73 triliun per tahun serta mengurangi penggunaan diesel hingga 6 juta kilo liter per tahun. Proyek ini juga diproyeksikan menciptakan 5,52 juta lapangan kerja akumulatif dan mengurangi emisi karbon sebesar 140,16 juta ton CO2 per tahun dengan nilai ekonomi karbon Rp6,31 triliun. Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk mengejar target pembangunan energi surya 100 GWp dalam tiga tahun.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 20.10
Program Nasional 14 PLTS 100 GWP Dibangun di Enam Provinsi
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 18.56
PLTS 100 GWp Hemat Subsidi Rp73,9 Triliun per Tahun
Warta Ekonomi · 25 Agustus 2026 pukul 16.28
Bahlil Beberkan Potensi PLTS 100 GWp: Bisa Ciptakan 5,52 Juta Lapangan Kerja
Liputan6.com · 25 Agustus 2026 pukul 20.15
Efek PLTS 100 GW Berpotensi Ciptakan Efisiensi Subsidi Rp 73,9 Triliun
Berita terkait
Swasta Ogah Investasi, Danantara Siap Ambil Alih Proyek PLTS 100 GW
SINDOnews · 25 Agustus 2026 pukul 19.20
Prabowo: Lifting Minyak Harus Naik, Kita Tak Boleh Impor 1 Barel Pun!
CNBC Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 19.15
Prabowo Resmikan Pembangunan Proyek 100 GW PLTS, Ini Daftarnya
CNBC Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 18.15
Bahlil Sebut Program PLTS 100 GWp Hemat APBN Rp73 Triliun Per Tahun
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 17.50