PLTS 100 GWp Hemat Subsidi Rp73,9 Triliun per Tahun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia meluncurkan program pembangunan PLTS 100 GWp di Jembrana, Bali. Proyek ini diproyeksikan menghemat subsidi energi nasional hingga Rp73,9 triliun per tahun dengan total investasi US$73 miliar (Rp1,140 triliun). Program ini diharapkan menciptakan 5,52 juta lapangan kerja dan menurunkan emisi karbon 140 juta ton CO2 per tahun. Pembangunan dimulai dengan kapasitas 5,3 GWp, termasuk 1 GWp di Bali dengan sistem baterai. Biaya listrik diproyeksikan US$5-6 sen per kWh. Pemerintah memasukkan proyek ke RAPBN 2027 dan berencana membangun PLTS 1 MW di setiap desa yang belum terjangkau listrik. Program ini mendukung target kemandirian energi Indonesia setop impor minyak dan LPG dalam 3 tahun serta mengurangi ketergantungan pada PLTD berbasis BBM.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 20.10
Program Nasional 14 PLTS 100 GWP Dibangun di Enam Provinsi
ANTARA News · 25 Agustus 2026 pukul 18.24
Menteri Bahlil: PLTS 100 GWp dorong kemandirian energi nasional
Liputan6.com · 25 Agustus 2026 pukul 16.39
Program PLTS 100 GW Dimulai, Investasi Tembus Rp 1.140 Triliun
VOI · 25 Agustus 2026 pukul 18.33
Prabowo Puji Kabinet: Walaupun Hari Libur Kami Berjuang untuk Rakyat
Berita terkait
Bahlil: Program PLTS 100 GWp Berpotensi Ciptakan 5,52 Juta Lapangan Kerja
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 18.35
Prabowo Targetkan Indonesia Setop Impor Minyak dan LPG dalam 3 Tahun
VOI · 25 Agustus 2026 pukul 17.56
Bahlil Sebut Program PLTS 100 GWp Hemat APBN Rp73 Triliun Per Tahun
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 17.50
Prabowo Targetkan Indonesia Setop Impor Minyak dan LPG dalam 3 Tahun
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 17.37