Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Sebut Investasi AI Bisa Capai 12 Miliar Dolar AS, Hilirisasi Tetap Jadi Andalan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Indonesia memproyeksikan investasi kecerdasan buatan (AI) mencapai 8 hingga 12 miliar dolar AS pada periode 2026 hingga 2030. Proyeksi ini muncul setelah Indonesia bergabung sebagai anggota pendiri World AI Collaboration Organization. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan hal ini dalam Sidang Pleno ISEI XXV dan Seminar Nasional ISEI 2026, menekankan bahwa AI membutuhkan infrastruktur data center yang mendukung. Proyeksi ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk mencari sumber pertumbuhan baru di tengah ketidakpastian geopolitik dan proteksionisme global.
Ekonomi Indonesia tumbuh 5,45 persen pada semester I-2026, dengan inflasi mencapai 2,88 persen hingga Juli dan indeks keyakinan konsumen sebesar 119. Kredit perbankan naik 12,67 persen secara tahunan, sementara kredit investasi tumbuh 24,9 persen. Cadangan devisa pemerintah mampu menutupi impor selama 5,5 bulan. Di sektor teknologi, pemerintah menyiapkan tenaga kerja untuk industri semikonduktor melalui kerja sama dengan ARM, serta mendukung digitalisasi di sektor pertanian dan energi untuk program B50.
Pemerintah juga melanjutkan hilirisasi mineral, pengembangan baterai kendaraan listrik, dan penguatan kawasan industri serta Kawasan Ekonomi Khusus. Dalam perdagangan, Indonesia telah menandatangani 25 perjanjangan internasional termasuk CPTPP, dan proses aksesi ke OECD telah memasuki tahap technical review. Upaya ini dilakukan untuk memperluas akses pasar meski meningkatnya proteksionisme di berbagai negara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 26 Agustus 2026 pukul 20.48
Menko Airlangga: AI dan Digital Twin Kunci Ekonomi Indonesia 2025
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 18.00
AI Bisa Bikin Ekonomi Dunia Tambah US$15,7 Triliun, RI Kebagian Apa?
Berita terkait
Ekonomi Digital RI Dekati 100 Miliar Dolar AS, Pemerintah Genjot AI dan Data Center
VOI · 27 Agustus 2026 pukul 06.45
Airlangga: Emas di Bawah Bantal Ada 1.800 T, Nilainya Rp4,47 T
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 14.27
Video: Gali Potensi Mineral Kritis dan EBT, RI Incar Investor Teknologi
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 17.00
Airlangga Beberkan Sederet Kebijakan Ekonomi Prabowo Subianto
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 18.12