Menteri PPPA Sebut Santri di Sidoarjo Alami Trauma Usai Keracunan MBG
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi menyatakan sejumlah santri Pondok Pesantaren Manbaul Hikam di Sidoarjo, Jawa Timur, mengalami trauma pasca-keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Kunjungan dilakukan pada Jumat (4/9) ke RSUD RT Notopuro, Sidoarjo, untuk memantau kondisi korban. Arifah menegaskan Kementerian PPPA akan memberikan pendampingan psikologis dan trauma healing bagi santri yang membutuhkan, dengan koordinasi kepada Bupati Sidoarjo dan pengelola ponpes. Selain itu, ia menekankan pentingnya edukasi gizi bagi anak-anak agar tidak hanya mengandalkan makanan cepat saji. Wakil Menteri Agama Muhammad Syafii, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Mayjen TNI (Purn) Trenggono, dan sejumlah pejabat dari Kantor Staf Presiden (KSP) turut hadir dalam kunjungan tersebut. Trenggono atas nama BGN menyampaikan permohonan maaf atas kelalaian petugas dapur SPPG Kalitengah Tanggulangin yang diduga menyebabkan keracunan massal. Sebag sebagai tindak lanjut, dapur tersebut langsung dihentikan operasionalnya, dan kepala dapurnya dicopot. Sanksi lebih lanjut akan diterapkan jika ditemukan unsur kesengajaan atau kelalaian. Hingga Kamis (4/9), Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo mencatat 748 orang terdampak keracunan MBG, dengan 20 orang masih dirawat di rumah sakit dan 728 orang sudah pulang atau rawat jalan. Menu yang menyebabkan keracunan meliputi nasi putih, orak arik telur, tempe bumbu bali, sayur tumis buncis baby corn, dan buah apel, yang dikonsumsi santri dan pelajar di 19 sekolah serta ponpes pada Selasa (1/9) siang.
Bagikan
Berita terkait
Dewa United Banten Ditantang Persik Kediri, Pembuktian Reputasi Osmar Loss
JPNN.com · 4 September 2026 pukul 23.23
TAUD Soroti Putusan Banding TNI Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
Media Indonesia · 4 September 2026 pukul 23.19
Kemlu RI Fasilitasi Pemulangan Jenazah Magang WNI Korban Kecelakaan Kerja di Jepang
Media Indonesia · 4 September 2026 pukul 23.17
Kemlu RI Fasilitasi Pemulangan Jenazah Magang WNI Korban Kecelakaan Kerja di Jepang
Media Indonesia · 4 September 2026 pukul 23.17