Menyusuri Jejak Sejarah Olah Tebu di Pabrik Gula Madukismo
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pabrik Gula Madukismo di Kabupaten Bantul, DIY, merupakan destinasi agrowisata dan edukasi yang dibuka untuk umum sejak 1997. Pengunjung dapat mempelajari proses pengolahan tebu menjadi kristal gula menggunakan lori tradisional serta melihat mesin produksi asal Jerman yang beroperasi sejak 1955. Fasilitas ini mencakup pabrik gula dan pabrik alkohol untuk kebutuhan medis serta farmasi.
Didirikan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX untuk menggantikan 17 pabrik gula yang hancur pascaperang, pabrik ini bertujuan menyerap tenaga kerja lokal. Kapasitas produksi berkembang dari 1.500 Ton Cane per Day (TCD) menjadi 3.500 TCD, dengan target produksi gula sekitar 250 ton per hari. Pengelola mewajibkan sistem reservasi bagi pengunjung untuk menjaga ketertiban.
Bagikan
Berita terkait
Pemkab Bantul Kejar Target 100 Persen Desa Rintisan Budaya
JPNN.com · 8 September 2026 pukul 16.20
Rusia Bangun Monumen Kemenangan, Jepang: Itu Melukai Perasaan Kami
SINDOnews · 7 September 2026 pukul 18.30
2 Pria Tertangkap Basah Sedang Menyabu di Kos-kosan Bantul
JPNN.com · 7 September 2026 pukul 15.48
Peringati HUT ke-78, Polri Ingatkan Polwan Tidak Lupa Sejarah hingga Beratnya Tugas Ganda
JawaPos · 7 September 2026 pukul 13.45