Mercedes Tak Mau EV Kehilangan Karakter, AMG Bisa Tiru Sensasi V8
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Mercedes-Benz mempercepat peluncuran mobil listrik dengan fokus pada pengembangan perangkat lunak canggih berbasis AI. CEO Ola Källenius menekankan bahwa transisi ke kendaraan listrik tidak boleh menghilangkan karakter kenyamanan, pengendalian, dan performa Mercedes. C-Class Electric terbaru di Finlandia terasa senyap dan nyaman, mendekati karakter E-Class. Perusahaan tetap menyediakan mesin pembakaran berteknologi tinggi untuk pelanggan yang belum beralih. Program peluncuran 40 model dalam tiga tahun hingga 2027 didukung platform listrik MMA, MB.EA, dan sistem operasi MB.OS. AMG CLA 45 listrik meniru sensasi V8 melalui sistem penggerak yang menghasilkan suara letupan dan respons perpindahan gigi virtual.
Bagikan
Berita terkait
Mercedes-Benz Hentikan Produksi EQE Sedan, AMG S63 E, dan EQS 680 pada 2027
SINDOnews · 5 Oktober 2026 pukul 17.51
Lewat KITE, Bea Cukai Beri Kemudahan Impor Bahan Baku bagi Industri Otomotif
JPNN.com · 5 Oktober 2026 pukul 15.30
Mobil Bensin Kehilangan Tahta, EV Ambil Alih Pasar Global
Warta Ekonomi · 5 Oktober 2026 pukul 13.44
Baru 5 Bulan Beroperasi, Pabrik BYD Subang Produksi Hampir 25.000 Mobil Elektrifikasi!
SINDOnews · 5 Oktober 2026 pukul 11.43