Merdeka dari Ketidakpastian: Kisah Yopanda dan Pabrik AQUA Tanggamus yang Tumbuh Bersama Masyarakat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pabrik AQUA Tanggamus, yang beroperasi sejak April 2016 di Lampung, telah menyalurkan sekitar 90% tenaganya kerjanya dari masyarakat sekitar, sebagian besar dari latar belakang pertanian dan pekerjaan informal. Perusahaan menyelenggarakan pelatihan keterampilan teknis dan program pendidikan Paket C untuk warga, termasuk Yopanda (38), mantan petani yang kini menjadi supervisor setelah satu dekade bekerja di pabrik. Dengan pendapatan yang lebih stabil dan keterampilan baru, Yopanda merasakan kemerdekaan dari ketidakpastian musim dan keterbatasan pendidikan.
Komitmen perusahaan tidak terbatas pada perekrutan, tetapi juga mencakup program keberlanjutan berbasis filosofi lokal Begawi Jejama. Sejak 2016 hingga 2026, perusahaan dan masyarakat bersama-sama menanam lebih dari 11.000 pohon, membangun sekitar 700 rorak air, dan mengembangkan Taman Kehati Galih Batin seluas 3,2 hektare dengan indeks keanekaragaman hayati 3,16. Program WASH telah memberi manfaat kepada 1.037 warga melalui 203 sambungan air bersih, sementara program pengelolaan sampah telah mengolah sekitar 378 ton plastik hingga 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 07.22
KB Bank Syariah Beri Akses Pendidikan Setara demi Putus Rantai Kemiskinan
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 22.55
Mahasiwa Baru Diingatkan Tetap Rendah Hati dan Tangguh Menghadapi Proses
JPNN.com · 19 Agustus 2026 pukul 14.21
Harapan dan Capaian di Hari Jadi Ke-81 Jateng
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 14.08
Guru Literasi Jakarta dan Dinas Pendidikan DKI Perkuat Literasi dan Kreativitas Siswa lewat Gebyar Merdeka
Berita terkait
Perluas Dampak Positif, PERURI Latih dan Dorong Ibu Rumah Tangga Sulap Sampah Jadi Sumber Penghasilan
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 11.55
National Innovation Challenge Dorong Siswa Kembangkan Solusi untuk Masalah Lingkungan
SINDOnews · 2 Oktober 2026 pukul 17.42
Pelajar SMA Jabodetabek Manfaatkan AI dan Sensor Pintar untuk Atasi Krisis Lingkungan
Liputan6.com · 1 Oktober 2026 pukul 23.59
Viva Yoga Ajak Alumni Santri Kembangkan Ekonomi Kawasan Transmigrasi
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 13.08