Viva Yoga Ajak Alumni Santri Kembangkan Ekonomi Kawasan Transmigrasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi menyampaikan pendidikan di Pondok Pesantren Sunan Drajat tidak hanya mengajarkan agama, tetapi juga pengembangan ekonomi, kewirausahaan, dan sosial. Saat seminar nasional 'Kemandirian Pesantren Melalui Transmigrasi' di Lamongan, ia menekankan contoh pesantren yang berdiri di Kecamatan Paciran tersebut sebagai model bagi pesantren lain. Sunan Drajat memiliki banyak unit usaha seperti pertanian, peternakan, perikanan, kelautan, serta produk turunan garam, telur, pupuk, dan ayam potong. KH. Abdul Ghofur mengajarkan pesan-pesan pendiri pondok harus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Kawasan transmigrasi kini menjadi wilayah pertumbuhan baru yang dibutuhkan sumber daya manusia untuk berinovasi dan berinvestasi. Sejak 2015 hingga 2024, Kementerian Transmigrasi menginvestasikan lebih dari Rp 20 miliar untuk membangun Islamic Center, asrama santri, dan masjid di berbagai kawasan transmigrasi. Infrastruktur fisik telah dibangun, kini saatnya mengisi infrastruktur ekonomi yang digerakkan para santri.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 30 September 2026 pukul 21.41
Cerita di Balik Beasiswa PNM, Bantu Anak Nasabah Mekaar Wujudkan Mimpi Lewat Pendidikan
JawaPos · 30 September 2026 pukul 20.15
Pemerintah Dorong Kawasan Transmigrasi Jadi Pusat Ekonomi Baru, Bukan Sekadar Pindah Mukim
Berita terkait
Ekonomi Politik NU dan Pesantren: Catatan Setelah Muktamar
JPNN.com · 1 September 2026 pukul 08.17
Mentrans Terjunkan 1.200 Patriot ke Papua, Dorong Ekonomi Warga
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 14.06
AI Masuk Program Kewirausahaan, Zurich Bidik Ribuan Pelajar
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 21.30
Santri Putri Punya Cita-cita Jadi Dokter hingga Pemimpin, Ini Pesan Rustini Muhaimin
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 21.20