Meski Cabut Ancaman Boikot, UEFA Tetap Berupaya Lengserkan Gianni Infantino
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

UEFA tidak lagi menerapkan boikot terhadap kompetisi FIFA setelah menyepakati penghapusan program Fifa Forward Enterprise (FFE) yang dianggap mengancam tata kelola sepak bola Eropa. Boikot yang menghambat partisipasi enam tim Eropa dalam Piala Dunia Putri U-20 di Polandia akali dibatalkan. Meski begitu, UEFA tetap berupaya melengserkan Gianni Infantino dari posisinya sebagai Presiden FIFA melalui proses pemilihan umum pada Maret 2025. UEFA memilih strategi pemilihan langsung daripada mosi tidak percaya yang membutuhkan suara tiga peremput anggota. Hingga saat ini, belum ada kandidat resmi yang menantang Infantino, namun Victor Montagliani (Concacaf) disebut sebagai opsi serius. Konflik ini mendukung gerakan perubahan diprakarsai mantan pemain seperti Mikael Silvestre, dengan dukungan nama besar seperti Lucy Bronze dan David James. Di sisi lain, FIFA Legends yang dipimpin Cafu dan Christian Vieri masih mendukung Infantino. UEFA menegaskan tidak berminat menggantikan Infantino tetapi mengundurkan diri adalah satu-satunya pilihan yang dapat diterima.
Bagikan
Berita terkait
Penuhi Dua Syarat Utama, UEFA Isyaratkan Batal Boikot Turnamen Resmi FIFA
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 04.30
UEFA Cabut Ancaman Boikot FIFA Jelang Undian Liga Champions 2026/2027
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 10.13
Bos UEFA tak Berminat Maju Pemilihan Presiden FIFA
Media Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 16.31
Presiden UEFA Enggan Maju di Pemilihan Bos FIFA
Media Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 16.31