Presiden UEFA Enggan Maju di Pemilihan Bos FIFA
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, menyatakan tidak tertarik menggantikan Gianni Infantino sebagai Presiden FIFA. Pernyataan ini disampaikan setelah kontroversi terkait rencana Infantino menggandeng investasi swasta untuk mengelola Piala Dunia, yang kemudian dibatalkan. UEFA dan sejumlah federasi sepak bola lain telah menyuarakan kekecewaakan terhadap kebijakan Infantino, bahkan mengancam akan memboikot kompetisi FIFA. Ceferin menjelaskan alasannya tidak ingin maju dalam pemilihan tersebut, yaitu karena ia senang memimpin UEFA dan merasa kredibilitasnya lebih baik jika tidak terlibat dalam perebutan posisi paling penting di dunia sepak bola. Pemilihan Presiden FIFA 2027 diproyeksikan akan kompetitif, dengan potensi penantang seperti Victor Montagliani dari CONCACAF dan Sheikh Salman dari AFC. Infantino tetap berpeluang mempertahankan jabatannya, meski mungkin akan menghadapi tantangan yang lebih berat dibandingkan pemilihan sebelumnya.
Bagikan
Berita terkait
Bos UEFA tak Berminat Maju Pemilihan Presiden FIFA
Media Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 16.31
Aleksander Ceferin Sebut Dukungan untuk Gianni Infantino di FIFA Mulai Tergerus
Media Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 15.00
Pemecatan Kevin Lamour oleh FIFA Picu Kritik Keras dari UEFA
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 21.42
Israel Cabut Dukungan untuk Gianni Infantino Jelang Pemilihan Presiden FIFA 2027
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 09.38