Meski Didesak Mundur, Dukungan ke KH Miftahul Akhyar Mengalir di Muktamar NU
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Muktamar NU ke-35 di Jombang berlangsung dengan debat sengit mengenai kepemimpinan PBNU. Meski ada tekanan untuk KH Miftahul Akhyar mundur dari posisi Rais Aam PBNU, sebagian pengurus NU di daerah tetap mendukungnya maju. KH Miftahul Akhyar dinilai memiliki integritas tinggi, terbukti mundur dari Ketua MUI 2022 demi fokus berkhidmah. Dukungan berasal dari pengurus daerah seperti M. Ridwan Butar-Butar yang menekankan perlunya keulamaan dan pengalaman di era politik. Hanya 58 dari 216 anggota pleno hadir, di bawah kuorum minimal, namun proses islah tetap dilakukan secara mendalam. NU menekankan proses pemilihan bebas dari intervensi politik dengan memilih figure yang berpegang teguh pada tradisi dan khitbah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 28 Agustus 2026 pukul 14.09
Soal AHWA, TGH Ma’arif Ungkap 9 Kriteria Ulama yang Layak Memilih Rais Aam
kumparan · 28 Agustus 2026 pukul 10.24
Muktamar NU, Gus Yahya Yakin PWNU dan PCNU Tak Mudah Dipengaruhi Pragmatisme
VOI · 28 Agustus 2026 pukul 07.15
Prabowo di Hadapan Ulama: Indonesia Akan Bangkit, Tak Ada yang Bisa Membendung
Liputan6.com · 27 Agustus 2026 pukul 21.30
Prabowo Buka Muktamar ke-35 NU: Saya Tak Atur Ini Semua
Berita terkait
Prabowo Perkenalkan Istilah Jas Hijau di Muktamar NU: Jangan Sekali-kali Melupakan Jasa Ulama
SINDOnews · 27 Agustus 2026 pukul 20.03
Canda Prabowo Tiba-Tiba Minta Kartu Anggota NU ke Gus Yahya
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 19.35
Prabowo Bikin Akronim 'Jas Hijau' di Muktamar NU
CNN Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 18.59
Prabowo di Muktamar NU: Jas Hijau, Jangan Sekali-Sekali Lupakan Jasa Ulama
Liputan6.com · 27 Agustus 2026 pukul 18.14