Jakarta · Senin, 14 September 2026Cari
WargaKonoha

Meski Tikam Kawannya hingga Tewas, Remaja Laki-laki Malaysia Dibebaskan

Seorang remaja laki-laki Malaysia berusia 14 tahun yang didakwa menikam teman sekolah perempuannya, Yap Shing Xuen berusia 16 tahun, hingga tewas di toilet sekolah di pinggiran Kuala Lumpur, telah dibebaskan oleh hakim. Hakim memutuskan bahwa remaja tersebut mengalami gangguan jiwa saat kejadian berlangsung. Pengacara pembela tidak membantah bahwa kliennya membunuh korban, namun berargumen bahwa remaja tersebut lama menderita gangguan kesehatan mental. Kasus ini sempat menggemparkan Malaysia dan memicu perdebatan tentang dampak media sosial terhadap anak-anak. Polisi awalnya mencurigai media sosial sebagai faktor pemicu, sekaligus mendorong pemerintah untuk membatasi akses anak-anak ke platform tersebut, kebijakan yang mulai diterapkan tahun ini. Remaja yang masih di bawah umur ini tidak boleh diidentitaskan sesuai hukum Malaysia.

Berita terkait