Jakarta · Selasa, 22 September 2026Cari
WargaKonoha

Mister HH

Seorang penulis bertemu seorang penumpang bernama Heston Harper De Yong di gerai Cap Tikus bandara Sam Ratulangi Manado. Keduanya sama-sama akan terbang ke arah berbeda — penulis ke Makassar lalu Surabaya, sementara De Yong ke Bali — namun berbagi pengalaman karena sama-sama mengejar penerbangan terhubung dari Manado. Penulis tertarik dengan gerai Cap Tikus yang tampak elegan dan berkelas, berbeda dengan citra dulu sebagai minuman keras 'kampungan'. Gerai tersebut dianggap sebagai simbol Cap Tikus yang sedang bertransformasi, terutama setelah perusahaan mendaftar IPO di pasar modal pada 2023, menandakan peningkatan kualitas dan profesionalisme. De Yong, seorang pengacara asal Toraja yang kini tinggal di Bali, dikenal aktif di dunia usaha. Pertemuan singkat ini memicu refleksi tentang perubahan citra merek Cap Tikus dari lokal sederhana menjadi sesuatu yang lebih modern dan terpusat.

Berita terkait