Mitos-mitos di Masyarakat dalam Pandangan Hadis Nabi, Simak Yuk!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Mitos masih melekat dalam kehidupan masyarakat Indonesia, terutama di kalangan Jawa, dan sebagian diwariskan sebagai pedoman hidup. Islam menilai kebenaran keyakinan berdasarkan Al-Qur'an dan Sunnah, bukan tradisi. Mitos yang bertentangan dengan akidah harus ditolak, namun sebagian mitos Jawa mengandung pesan moral yang selaras dengan ajaran Rasulullah SAW, sebagaimana dijelaskan dalam kajian "Hadis dan Mitos Jawa" karya F. Alam dan Zainul Qudsi. Salah satu contoh adalah larangan keluar rumah saat Magrib yang diyakini terkait Wewe Gombel. Padahal, hadis dari Jabir bin Abdullah RA menyebut Rasulullah SAW melarang membawa anak-anak keluar rumah menjelang Magrib karena setan sedang bertebaran. Larangan menutup pintu, bejana makanan, dan membaca basmalah saat malam juga memiliki manfaat praktis selain hikmah spiritual. Dengan demikian, mitos Jawa tersebut dapat dipandang sebagai penyampaian ajaran hadis melalui pendekatan budaya lokal, bukan karena kepercayaan pada makhluk gaib.
Bagikan
Berita terkait
Kasus Hapalan Ayat Hadiah Miras : Penistaan Agama, Bagaimana Sikap dan Tabiat Para Penghinanya?
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 12.15
Percaya Mitos, Benarkah Bisa Merusak Akidah?
SINDOnews · 6 Agustus 2026 pukul 10.14
HUT RI ke-81 : Kemerdekaan Sejati dalam Islam, Bebas dari Penghambaan kepada Manusia
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 05.15
Jelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Warga Lembang Gelar Hajat Lembur
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 17.39