Model Ekonomi Eropa Runtuh usai Kehilangan Energi Murah Rusia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengakui bahwa kehilangan pasokan energi murah dari Rusia telah merusak fondasi ekonomi Eropa secara mendalam. Pasca-eskalasi konflik Ukraina 2022, UE memutuskan mengurangi drastis impor minyak dan gas bumi Rusia dengan target penghentian total pada 2027. Harga energi Eropa saat ini tiga kali lebih tinggi dibandingkan AS dan China, menurunkan daya saing ekonomi benuka tersebut. Konflik AS-Israel lawan Iran memperburuk ketidakstabilan pasokan energi global. Von der Leyen menyatakan model pertumbuhan berbasis energi murah yang dulu menopang Eropa tidak lagi viable.
Bagikan
Berita terkait
Rusia Murka! Warning Inggris Akan Bayar Mahal, Ada Apa?
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 21.10
Rusia Peringatkan Situasi yang Lebih Buruk Menanti Ukraina
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 11.29
Tegang! Jet Tempur NATO Tembak Jatuh Drone di Latvia
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 16.59
Apa Dampak Tambahan Pasukan Korut Bagi Perang di Ukraina?
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 13.08