Rusia Murka! Warning Inggris Akan Bayar Mahal, Ada Apa?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kedutaan Besar Rusia di London menuding Inggris sengaja memanaskan konflik Ukraina dan bertindak sebagai kaki tangan dalam serangan teroris Kiev. Laporan Sunday Times menyebutkan Ukraina menggunakan drone nirawak Inggris untuk menyerang wilayah Rusia, termasuk kilang minyak di Volgograd dan Yaroslavl. Peringatan keras dari Moskow menyatakan Inggris harus dimintai pertanggungjawaban atas tindakannya. Inggris merupakan pendukung militer Ukraina paling aktif sejak 2022, termasuk menyediakan 150.000 drone dan rudal Storm Shadow. Serangan drone Ukraina ke Rusia menyebabkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur sipil. Rusia menambahkan intensitas serangan rudal dan drone terhadap fasilitas militer Ukraina. Pejabat Rusia memperingatkan bahwa fasilitas manufaktur senjata di Eropa terkait Ukraina kini dianggap sebagai target militer yang sah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 04.40
Rusia Ancam Serang Inggris, Akankah NATO Hidupkan Pasal 5?
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 18.35
Ada Intervensi Inggris dalam Serangan Ribuan Drone Ukraina ke Moskow
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 04.37
Inggris Janji Dukung Ukraina 100 Persen Usai Diancam Rusia Soal Serangan Drone
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 09.22
Moskow Murka Drone Buatan Inggris Hantam Rusia: 'Mereka Akan Bayar Mahal!'
Berita terkait
Bikin Geger, Jet Tempur NATO Tembak Jatuh Drone di Dekat Rusia
SINDOnews · 15 September 2026 pukul 10.23
Memanas! Rusia Tembak Jatuh 596 Drone Ukraina dalam Semalam
Detik.com · 9 September 2026 pukul 16.44
Putin Naik Darah! Siapkan 'Neraka Rudal' Besar-Besaran ke Ukraina
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 08.05
Tegang! Jet Tempur NATO Tembak Jatuh Drone di Latvia
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 16.59