Mori Hanafi DPR Soroti Kapal Tua dan Lemahnya Sistem Keselamatan Pelayaran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Keselamatan pelayaran menjadi sorotan publik setelah beberapa kecelakaan kapal terjadi dalam beberapa bulan terakhir. Anggota Komisi V DPR RI Mori Hanafi menyampaikan hal ini dalam diskusi bertema 'Kapal Penumpang Tenggelam Lagi: Bagaimana Solusinya?' di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa (22/9/2026). Mori menekankan perlunya evaluasi terhadap pengawasan kapal berusia tua, fasilitas keselamatan, kompetensi awak, dan akurasi manifest penumpang.
Menurut Mori, sejumlah kapal yang mengalami kecelakaan baru-baru ini berusia lebih dari 30 tahun, termasuk KM Virgo yang telah mencapai usia 39 tahun. Namun, ia menegaskan bahwa usia kapal saja tidak dapat menjadi satu-satunya ukuran keselamatan. Kondisi teknis kapal dan pelaksanaan perawatan secara berkala juga harus menjadi bagian penting dari pengawasan.
Mori juga menyoroti pentingnya fasilitas keselamatan seperti pelampung dan alat pemadam kebakaran yang harus selalu dalam kondisi baik dan berfungsi. Ia mengingatkan agar perawatan kapal tidak hanya tercatat secara administratif, tetapi juga benar-benar dapat diandalkan saat terjadi keadaan darurat.
Bagikan
Berita terkait
Edi Purwanto Soroti Empat Titik Lemah Keselamatan Pelayaran, dari Regulator hingga Konsumen
JPNN.com · 23 September 2026 pukul 09.34
Dirjen Hubla Dicopot, Kemenhub Sangkal Terkait Rentetan Kecelakaan Kapal
SINDOnews · 18 September 2026 pukul 20.23
Umur KM Virgo Transport 8 Hampir 4 Dekade, DPR: Izin Kapal Tua Harus Lebih Ketat
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 17.15
Menhub Tegaskan tidak Ada Kompromi untuk Keselamatan Pelayaran
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 15.30