Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

MSIG Indonesia Ajak Siswa SD Jadi Agen Perubahan Memilah Sampah

PT Asuransi MSIG Indonesia menggelar Biodiversity Fun Class (BDFC) 2026 bagi 109 siswa kelas 5 SDN Jampang 01 dan SDN Karang Tengah 07 di Bogor. Program kerja sama dengan GNOTA dan Save the Children Indonesia ini mengajak siswa belajar memilah sampah sebagai langkah sederhana menjaga lingkungan dan keanekaragaman hayati. Urgensi pengelolaan sampah tercermin dari studi UCLA Emmett Institute. TPST Bantar Gebang diperkirakan melepaskan sekitar 6,3 ton metana per jam atau sekitar 55.000 ton per tahun. Gas metana dari sampah organik yang membusuk merupakan gas rumah kaca penyumbang perubahan iklim serta memberi tekanan pada ekosistem. BDFC 2026 mengusung tema "Kepedulian untuk Masa Depan" dengan konsep "Pilah Sampah, Bumi Bahagia!". Siswa diperkenalkan pada tiga kategori sampah, yaitu organik, anorganik, dan residu. Mereka juga mempelajari cara mengelola setiap jenis sampah serta dampak sampah yang tidak dikelola baik terhadap tanah, air, hewan, dan manusia. Presiden Direktur MSIG Indonesia, Tomosuke Tsuruoka, menyatakan inisiatif ini membantu membangun kesadaran lingkungan sejak dini dan berharap siswa menjadi agen perubahan yang menginspirasi keluarga serta komunitas. Materi disampaikan melalui video edukasi, storytelling, kuis, permainan kelompok, dan praktik langsung memilah sampah.

Berita terkait