Muhammad Qodari 4 Kali Dilantik di Era Prabowo
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5567306/original/004926300_1777274824-Screenshot_2026-04-25_142026.jpg)
Presiden Prabowo Subianto melantik Muhammad Qodari sebagai sekretaris merangkap anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 27 April 2026. Ini menandai kelima kalinya Qodari dilantik dalam satu periode presidensi Prabowo. Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Wakil Kepala Staf Kepresidenan (2024), Kepala Staf Kepresidenan (2025), dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) sejak April 2026.
Muhammad Qodari, lahir 15 Oktober 1973 di Palembang, adalah seorang pengamat, konsultan politik, dan peneliti. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Psikologi Sosial di Universitas Indonesia (1997), kemudian meraih gelar magister di University of Essex, Inggris (2002), dan doktor Ilmu Politik di Universitas Gadjah Mada (2016).
Karier profesionalnya mencakup peran sebagai peneliti di ISAI dan CSIS, Chief Editor Majalah Kandidat, hingga Direktur Riset LSI. Pada 2006, ia mendirikan Indo Barometer dan menjadi Direktur Eksekutifnya hingga kini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 2 Oktober 2026 pukul 20.00
Wantimpres: Masukan ke Presiden Sifatnya Rahasia, Tak Bisa Diungkap
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 19.36
Rocky Gerung: Wantimpres Tentu Punya Fungsi Politis
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 19.33
Resmi Jadi Anggota Wantimpres, Rocky Gerung Ngaku Akan Tetap Kritis ke Presiden
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 19.15
Jonan dan Jacky Manuputty Tak Hadiri Pelantikan Wantimpres, Ini Kata Pratikno
Berita terkait
Jadi Watimpres, Agum Gumelar Bocorkan Masukan untuk Prabowo
Liputan6.com · 2 Oktober 2026 pukul 19.17
Rocky Gerung Soal Jadi Anggota Wantimpres: Apa Alasan Gue Nolak?
kumparan · 2 Oktober 2026 pukul 19.03
Selain Gaji Rp 76,5 Juta per Bulan, Wantimpres Dapat Fasilitas Setingkat Menteri
Liputan6.com · 2 Oktober 2026 pukul 18.52
Jangan Hanya Mengganti Orang, Reshuffle Kabinet Perlu Menjawab Persoalan Riil
JPNN.com · 2 Oktober 2026 pukul 18.30