MUI Jateng Kecam Pertunjukan Satanis di Karnaval Pekalongan: Rusak Maulid Nabi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah mengecam keras pertunjukan dalam parade Simbang Kulon Night Carnival (SKNC) 2026 di Pekalongan yang dinilai mengandung unsur satanis. Menurut Ketua Dewan Pertimbangan MUI Jawa Tengah KH Daroji, pertunjukan tersebut tidak pantas diselenggarakan, apalagi dalam rangka memperingati Maulid Nabi. Ia khawatir pertunjukan semacam itu dapat merusak citra peringatan Maulid Nabi dan membuat masyarakat berpandangan negatif terhadap peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW. Menurutnya, peringatan Maulid Nabi sebaiknya diisi dengan kegiatan yang bermanfaat dan positif, seperti ceramah, pembacaan sholawat, serta pembahasan contoh perilaku Nabi sebagai pedoman kehidupan. KH Daroji juga menyinggung kemungkinan adanya unsur penistaan terhadap agama dalam pertunjukan tersebut, namun berharap hal tersebut tidak terjadi. Ia meminta seluruh umat di Indonesia memperingati Maulid Nabi dengan cara yang sopan, bermanfaat, dan sesuai dengan nilai-nilai agama.
Bagikan
Berita terkait
Panitia dan Peserta Minta Maaf Usai Viral Parade Satanik di Pekalongan
CNN Indonesia · 14 September 2026 pukul 17.43
Panitia Bantah Karnaval Berbau Satanis di Pekalongan: Pesertanya Remaja Musala
kumparan · 14 September 2026 pukul 13.45
Panitia Parade di Pekalongan: Kami Tak Tahu Itu Satanis, Tujuannya Hibur Warga
kumparan · 14 September 2026 pukul 12.18
Heboh Parade di Pekalongan: Ada Tema Satanis, Peserta Meninggal Kelelahan
kumparan · 13 September 2026 pukul 22.40