Muktamar ke-35 NU, Gus Faris Buntet: Pimpinan PBNU Saat Ini Sebaiknya Tak Dicalonkan Lagi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

KH Faris Fuad Hasyim (Gus Faris), Pengasuh Pondok Pesantren Nadwatul Ummah, Buntut, Cirebon, menilai konflik di tubuh PBNU akibat pengelolaan organisasi yang terlalu mengandalkan pendekatan struktural. Ia menyampaikan hal tersebut dalam Serial Diskusi Muktamar ke-35 NU di Jakarta Pusat, Jumat (31/7/2026). Konflik tersebut terjadi antara Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar dan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya).
Gus Faris menyoroti fenomena saling memberhentikan pengurus yang menurutnya belum pernah terjadi dalam sejarah NU. Rais Aam memberhentikan Gus Yahya, sementara Gus Yahya memberhentikan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dari jabatan Sekretaris Jenderal PBNU. Keduanya menggunakan pendekatan administratif berdasarkan aturan organisasi. Menurut Gus Faris, dampak konflik ini meluas hingga menjelang Muktamar dan forum organisasi lainnya.
Bagikan
Berita terkait
Tuduhan Aliran Dana Muktamar Berujung Langkah Hukum PBNU
Liputan6.com · 26 September 2026 pukul 05.56
Tudingan Rp480 Miliar Bikin PBNU Gerah, Gus Ipul Siapkan Somasi
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 06.49
Gus Lilur Sebut Ada Aliran Rp480 Miliar ke Muktamar ke-35 NU, Gus Ipul: Fitnah dan Menyesatkan
SINDOnews · 23 September 2026 pukul 17.28
Gus Ipul Bantah Ada Aliran Dana Rp480 Miliar di Muktamar NU
CNN Indonesia · 23 September 2026 pukul 16.54