Muncul Usul Ubah Air Laut Jadi Tawar Demi Antisipasi Kekeringan di Jakarta
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua DPRD DKI Jakarta, Suhud Alynudin, mengusulkan penerapan teknologi desalinasi untuk mengubah air laut menjadi air tawar guna mengatasi ancaman kekeringan panjang di Jakarta. Ide ini merujuk pada keberhasilan teknologi Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) yang telah diterapkan PAM Jaya di sembilan pulau Kepulauan Seribu untuk menghasilkan air standar minum.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mendukung rencana tersebut dan mengaitkannya dengan percepatan pembangunan Giant Sea Wall untuk mempermudah pengolahan air payau. Namun, PAM Jaya menekankan bahwa implementasi di daratan Jakarta menghadapi kendala besar berupa biaya operasional dan perawatan yang tinggi akibat kebutuhan energi besar untuk proses penyaringan tekanan tinggi. Sebagai alternatif, pembangunan Giant Sea Wall juga diusulkan sebagai sistem penampungan air sungai untuk mengurangi ketergantungan pada air laut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 12.29
DPRD DKI Jakarta Dorong Desalinasi Atasi Kekeringan
JPNN.com · 18 September 2026 pukul 18.00
Pramono Anung: Jika Giant Wall Dibangun, Desalinasi Bisa Dilakukan
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 19.49
Jakarta Terancam Krisis Air, Pramono Siap Olah Air Laut Jadi Air Bersih Asal Giant Sea Wall Jalan
SINDOnews · 18 September 2026 pukul 17.38
Kali Angke Tercampur Air Laut, Air Bersih PAM Jaya untuk 10 Kalurahan Terganggu
Berita terkait
Ketua DPRD DKI Dorong Desalinasi Air Laut untuk Antisipasi Kekeringan
Detik.com · 17 September 2026 pukul 13.45
Ketua DPRD DKI Usul Air Laut Diubah Jadi Air Bersih Atasi Kekeringan
kumparan · 16 September 2026 pukul 20.10
BPBD DKI: Status Awas Kekeringan Tak Berarti Jakarta Krisis Air
kumparan · 15 September 2026 pukul 12.51
BPBD DKI: Hampir Seluruh Wilayah Jakarta Berada pada Kategori Awas Kekeringan
kumparan · 15 September 2026 pukul 12.43