Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Musim Hujan Diprediksi Mundur ke Januari 2026, Petani Diminta Waspadai Dampak El Nino Kuat

Fenomena El Nino yang diperkirakan kuat pada 2026-2026 berpotensi menyebabkan musim hujan di Indonesia tiba lebih lambat dari biasnya. Menurut Kepala Tim Pakar PPI-ITB, Tri Wahyu Hadi, musim hujan di Jawa biasanya dimulai pada Desember, namun akibat El Nino yang kuat, musim hujan dapat tertunda hingga awal atau pertengahan Januari 2026. Hal ini disampaikan dalam diskusi terkait dampak El Nino yang diselenggarakan di Kampus ITB pada Kamis, 13 Agustus 2026.

Penundaan musim hujan ini berdampak langsung pada sektor pertanian, khususnya terhadap kalender tanam petani. Biasanya, petani menanam padi dan tanaman lainnya pada November hingga Desember, tetapi dengan kondisi ini, penanaman harus ditunda hingga Januari. Tri Wadiyu menjelaskan bahwa El Nino menyebabkan kondisi kemarangan yang lebih ekstrem, sehingga mengganggu pola hujan yang dibutuhkan untuk pertanian.

Akibat penundaan tanam, produktivitas pertanian diperkirakan akan mengalami penurunan yang cukup signifikan. Petani diharapkan untuk mulai menyiapkan alternatif tanaman yang lebih tahan kemarangan atau menyesuaikan strategi irigasi agar dapat tetap memelihara lahan meski musim hujan tertunda. Pemerintah dan ahli pertanian juga diharapkan memberikan bantuan teknis dan bimbingan agar petani dapat mengantisipasi dampak jangka panjang dari fenomena iklim ini.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait