Musim Panas Ditutup dengan 'Heat Dome', Gelombang Panas Ekstrem Panggang AS dan Kanada
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Musim panas 2024 diakhiri dengan fenomena heat dome di wilayah barat laut Amerika Serikat dan Kanada bagian barat. Tekanan udara tinggi terperangkap menyebabkan lonjakan suhu ekstrem, memecah rekor sekaligus menewaskan 25 orang. Di Washington DC, suhu mencapai 117°F (47°C), pecahkan rekor 100 tahun. Kondisi kering intensif memicu risiko kebakaran hutan dan menurunkan kelembapan vegetasi. Pemerintah AS memproklamasikan status darurat energi untuk jaringan listrik 13 negara bagian. NASA memantau evolusi heat dome melalui data satelit pengamat Bumi. Gelombang panas menambah daftar peristiwa cuaca ekstrem yang menekankan pentingnya pemantauan iklim real-time.
Bagikan
Berita terkait
9 Kota di Italia Berstatus Zona Merah Gelombang Panas
Media Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 19.44
Kebakaran Lahap Rumah-Rumah di Inggris Imbas Suhu Ekstrem
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 13.45
Gelombang Panas Ekstrem Melanda Eropa, Suhu Tembus 42,5 Derajat Celsius
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 12.09
Inggris Rapat Darurat, 2.800 Warga Meninggal-45 Juta Terdampak
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 16.50