Jakarta · Kamis, 17 September 2026Cari
WargaKonoha

NASA Ungkap Pusat Massa Bumi Bergeser akibat Perubahan Musim

NASA mengungkapkan bahwa pusat massa Bumi (geocenter) mengalami pergeseran beberapa milimeter akibat perubahan distribusi massa air, es, dan atmosfer seiring musim. Pergerakan ini terlalu kecil untuk dirasakan manusia, namun dapat terdeteksi oleh satelit dengan teknologi tinggi. Fenomena ini penting untuk pengukuran satelit, navigasi, dan pemetaan permukaan Bumi. Tim NASA Jet Propulsion Laboratory (JPL) mengembangkan metode baru untuk menghitung pergerakan geocenter dengan lebih presisi, dengan hasil penelitian yang diterbitkan dalam Geophysical Journal International pada 16 September 2026. Pada Maret, akumulasi salju di Amerika Utara dan Eurasia mencapai maksimum dan menggeser pusat massa Bumi sekitar 3 milimeter menuju Kutub Utara. Selain itu, perubahan musim pada atmosfer juga berkontribusi pada pergeseran ini, terutama pada musim dingin ketika udara dingin dan padat menumpuk di wilayah tertentu.

Berita terkait