Natalius Pigai Dorong Penguatan Advokasi Warga di Wilayah Konflik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri HAM Natalius Pigai memperkuat advokasi warga di Papua Tengah, menekankan pentingnya pengumpulan bukti, fakta, dan data untuk melaporkan dugaan pelanggaran hak through mekanisme hukum. Ia menyatakan hakim, jaksa, dan polisi harus diimbangi dengan pengacara dan kelompok masyarakat sipil untuk mendampingi warga. Pigai menolak penarikan pasukan keamanan nonorganik, berargumen keberadaan TNI dan Polri sebagai 'ikat pinggang' NKRI di Papua. Ia meminta masyarakat tidak menggeneralisasi pelanggaran, melainkan mengidentifikasi pelaku dan mengumpulkan bukti. Dokumentasi seperti foto atau video dapat memperkuat laporan, serta penyediaan pengacara untuk yang tidak mampu menangani perkara sendiri.
Bagikan
Berita terkait
TNI Resmikan Kampung Damai dan Jembatan Garuda di Hitadipa, Papua Tengah
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 20.14
Tambang Baru Freeport Rp 72 T Beroperasi 2029, Simpan Harta Karun Segini
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 19.57
HUT ke-81 Kemerdekaan Indonesia, Satgas Operasi Damai Cartenz Patroli Pengamanan di Intan Jaya
JawaPos · 17 Agustus 2026 pukul 19.30
Menteri HAM Peringati HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Nabire Papua Tengah
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 15.05