Negara Chaos! Gangster Sudah Masuk Desa-Desa, Warga Waspada
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Geng bersenjata di Haiti kini memperluas operasi dari ibu kota Port-au-Prince ke wilayah pedesaan. Mereka menggunakan taktik serangan kilat seperti penculikan, pencurian ternak, dan pemblokiran jalan untuk meneror warga desa. Unit-unit kecil yang bergerak cepat melakukan serangan mendadak, lalu beralih ke wilayah persembunyian atau sasaran berikutnya, sehingga tidak perlu menguasai suatu wilayah secara permanen.
Serangan terbaru di Kenscoff, kawasan pegunungan di luar Port-au-Prince, menewaskan puluhan orang dan disertai penculikan massal. Situasi serupa memburuk di Artibonite, kawasan pertanian utama Haiti, di mana geng menyasar masyarakat, jalur transportasi, dan lahan pertanian. Aparat keamanan kesulitan menghadapi ancaman ini akibat keterbatasan personel, peralatan, dan pelatihan.
Laporan Haiti Observatory dari Global Initiative Against Transnational Organized Crime menilai penanganan keamanan saja tidak cukup. Diperlukan langkah-langkah untuk melindungi petani, memulihkan ekonomi lokal, menyelesaikan sengketa lahan, dan konflik masyarakat yang telah lama berlangsung, selain upaya pelucutan senjata dan reintegrasi anggota geng.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 7 September 2026 pukul 22.55
Masuk ke Rumah Warga, Pria Diduga Maling di Asahan Tewas Diamuk Massa
Berita terkait
Kasus Pembacokan di Kapuk Cengkareng, Detik-detik Axel Terkepung
JPNN.com · 4 September 2026 pukul 13.36
Viral Pria Ngamuk Lempar Batu ke Kaca Mobil di Jaksel, Pelaku Diburu
Detik.com · 2 September 2026 pukul 16.48
Ormas Diduga Terlibat Kekerasan, Wamendagri Ungkap Langkah Pemerintah
Liputan6.com · 2 September 2026 pukul 05.30
Gegara Buah Sawit, Leher Pemuda di Muba Putus Dibacok
JPNN.com · 26 Agustus 2026 pukul 04.31