Hungaria Usir 10 Diplomatnya, Rusia Ancam Pembalasan!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Hungaria mengusir 10 diplomat Rusia dari wilayahnya karena diduga terlibat aktivitas yang tidak sesuai dengan status diplomatik di bawah Konvensi Wina. Menteri Luar Negeri Hungaria, Anita Orban, menyatakan langkah ini dilakukan untuk melindungi keamanan dan kedaulatan negara, namun menegaskan tidak berarti pemutusan hubungan diplomatik dengan Moskow. Hungaria masih berencana untuk melanjutkan dialog yang diperlukan dengan Rusia.
Reaksi Rusia cukup keras. Kementerian Luar Negeri Rusia, melalui juru bicaranya Maria Zakharova, menyatakan akan memberikan tanggapan yang "dampaknya menyakitkan" terhadap para diplomat Hungaria di wilayahnya. Langkah ini menyusul tindakan serupa pada Mei lalu terkait dugaan aktivitas pengumpulan intelijen oleh diplomat Rusia.
Pada bulan yang sama, Menteri Luar Negeri Hungaria memanggil Duta Besar Rusia, Evgeny Stanislavov, menyusul serangan drone Rusia di wilayah Zakarpattia, Ukraina. Perubahan kebijakan ini mencerminkan akhir dari masa kebijakan pro-Rusia di bawah mantan Perdana Menteri Viktor Orban. Pemerintah baru di bawah Perdana Menteri Peter Magyar lebih condong mendukung Uni Eropa dan NATO, sambil berupaya memulihkan kepercayaan internasional yang sempat terkikis.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 7 September 2026 pukul 20.44
Qodari Ungkap Misi di Balik Kunjungan Prabowo ke Rusia: Buka Peluang Ekonomi Indonesia
JawaPos · 7 September 2026 pukul 19.15
Istana Ungkap Misi Prabowo ke Rusia: Buka Peluang Ekonomi untuk Indonesia
SINDOnews · 7 September 2026 pukul 07.19
Rusia: Jerman Ingin Perang Lagi!
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 06.19
Patung Perang Kontroversial Buat Hubungan Jepang-Rusia Kian Memanas
Berita terkait
Rusia Sebut NATO Ingin Melemahkan dan Mengendalikan PBB
JPNN.com · 2 September 2026 pukul 22.00
Rusia Tuding NATO Punya Rencana Rahasia Lemahkan PBB
Media Indonesia · 2 September 2026 pukul 20.52
Rusia Luncurkan Perang Hibrida, NATO: Kita Akan Merespons Tegas
SINDOnews · 7 September 2026 pukul 01.10
Ketua DPD Puji Diplomasi Prabowo di Rusia: FTA Dongkrak Ekonomi Daerah
kumparan · 4 September 2026 pukul 21.48