Nelayan di Natuna Kesulitan Melaut Gara-gara Kabut Asap Pekat Karhutla
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Nelayan di Natuna, Kepulauan Riau, kesulitan melaut akibat kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. Kabut asap menyelimuti wilayah Natuna selama satu minggu, mengurangi jarak pandang hingga 0,5 mil (normal 8 mil). Beberapa nelayan hanya dapat menavigasi menggunakan GPS, sementara yang tidak punya alat canggih kesulitan mengikuti pulau, lampu suar, atau bintang. Metode tradisional seperti melacak gerombolan ikan lewat gemercik air atau keberadaan burung camar menjadi tidak efektif. Kabut asap mulai berkurang pada beberapa hari sebelum lapangan, namuhindangan hari itu sangat parah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 22 Agustus 2026 pukul 20.38
Presiden Prabowo pimpin rapat penanganan Karhutla di Kalimantan
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 19.59
Komisi I DPR Dukung Komunikasi RI dengan Negara-negara Tetangga Diperkuat
JPNN.com · 22 Agustus 2026 pukul 16.30
Hotspot Karhutla di Kalimantan Ribuan, Pakar Kehutanan Minta Publik Tak Panik
SINDOnews · 22 Agustus 2026 pukul 06.17
Kabut Asap Karhutla Indonesia Mengancam F1 Singapura 2026
Berita terkait
Kabut Asap RI Kepung Negara Tetangga, Ratusan Sekolah Ditutup
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 21.50
Potret Petugas Berjibaku Padamkan Karhutla di Kalimantan
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 20.22
Soal Nyawa dan Hak Rakyat Hidup Sehat, Komisi XII DPR Desak Pemerintah Percepat Penanganan Karhutla di Kalimantan
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 17.13
Polres Berau Tangkap Pelaku Pembakaran Lahan 12 Hektare di Tanjung Batu
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 14.30