Netanyahu Bertekad Cegah Iran Punya Senjata Nuklir
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan tekadnya untuk mencegah Iran memiliki senjata nuklir, dan mengisyaratkan kemungkinan tindakan militer meskipun negosiasi kesepakatan antara Iran dan Amerika Serikat masih berlangsung. Pernyataan ini disampaikan setelah komandan Korps Garda Revolusi Islam Iran, Ahmad Vahidi, menyatakan bahwa Iran akan terus mengembangkan senjata nuklir.
Negosiasi antara AS dan Iran telah memasuki tahap lanjut dengan bantuan mediasi dari Qatar dan Pakistan. Kedua pihak telah bertukar draf proposal dan menandatangani nota kesepahaman pada 18 Juni. Namun, pembicaraan terhenti karena perbedaan pendapat mengenai keamanan maritim dan kebebasan navigasi di Selat Hormuz.
Ketegangan kembali meningkat setelah AS melakukan serangan terhadap Iran antara 8 hingga 24 Juli, yang mendorong Iran menargetkan fasilitas militer AS di beberapa negara Arab seperti Yordania, Bahrain, dan Kuwait. Sebelumnya pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan perang terhadap Iran yang menewaskan lebih dari 3.000 orang menurut otoritas Iran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 05.33
Qatar Bocorkan Update Terbaru Negosiasi AS-Iran, Dunia Bernapas Lega?
Berita terkait
Erdogan Tuding Netanyahu Berupaya Singkirkan Palestina dari Agenda Global
JPNN.com · 13 Agustus 2026 pukul 11.35
Inggris Tak Terima Disebut PM Israel Netanyahu sebagai 'Republik Islam Inggris'
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 06.59
Inggris Kritik Netanyahu Soal Komentar 'Republik Islam Inggris'
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 12.41
Pertikaian Memanas, PM Israel Netanyahu Sebut Republik Islam Inggris
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 20.33