Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Qatar Bocorkan Update Terbaru Negosiasi AS-Iran, Dunia Bernapas Lega?

Harapan berakhirnya perang antara Amerika Serikat dan Iran menguat setelah Qatar mengumumkan kemajuan dalam upaya mediasi yang melibatkan beberapa negara. Presiden Donald Trump menyatakan pembicaraan dengan Iran telah dimulai, sementara Teheran membantah adanya negosiasi. Pada 4 Agustus 2026, komentar Qatar membuat harga minyak mentah Brent anjlok lebih dari 5%, memperpanjang penurunan tajam sehari sebelumnya, karena pasar berharap jalur pelayaran vital Selat Hormuz yang saat ini diblokade dapat segera dibuka kembali.

Namun, selat tersebut masih praktis tertutup dan kapal terus menjadi sasaran serangan. Trump dan Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani berbicara melalui telepon untuk membahas upaya mempersempit perbedaan antara Washington dan Teheran serta meningkatkan peluang penyelesaian konflik yang permanen. Sheikh Tamim menekankan pentingnya dialog dan kepatuhan terhadap Nota Kesepahaman AS-Iran yang disepakati pada pertengahan Juni, yang mengatur penghentian segera operasi militer. Pejabat senior AS seperti Menteri Keuangan Scott Bessent dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio menyatakan kemajuan dalam pembicaraan yang bertujuan membuka kembali Selat Hormuz, yang biasanya mengangkut sekitar seperlima pasokan minyak dan gas dunia. Iran tetap mempertahankan blokade dan menuntut kendali penuh atas selat tersebut, menolak proposal Oman tentang pengawasan bersama, yang jika dipenuhi akan mengubah keseimbangan kekuatan di Timur Tengah.

Sementara itu, kelompok Houthi yang didukung Iran memberlakukan blokade laut terhadap Arab Saudi di Laut Merah, dan insiden maritim terbaru melaporkan sebuah kapal kargo terkena proyektil di dekat Selat Hormuz, menyebabkan satu pelaut hilang.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait