Netanyahu Kecam Film NAZA: Ini Mengejutkan, Tidak Dapat Ditoleransi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengecam keras film dokumenter berjudul "NAZA" yang menyoroti dugaan penghitungan kematian warga sipil dalam target serangan Israel di Gaza. Film ini disutradarai oleh jurnalis Israel Yuval Abraham dan Rachel Szor, serta memenangkan Penghargaan Juri Khusus di Festival Film Venesia 2025. Netanyahu menyebut film tersebut sebagai bagian dari gelombang hasutan global terhadap orang Yahudi dan menyatakan, "Ini mengejutkan. Kita sedang memerangi hasutan antisemitisme global, dan ketika hal itu datang dari kalangan kita sendiri, itu tidak dapat ditoleransi." Ia juga menyoroti bahwa para sutradara Israel yang menggambarkan IDF sebagai pelaku kejahatan perang justru mendapat tepuk tangan di kancil Venesia.
Kepala Militer Israel, Eyal Zamir, juga mengecam film tersebut dan menyebutnya sebagai serangan terhadam Israel. Zamir menyatakan bahwa film didasarkan pada fitnah keji, distorsi kenyataan, dan tuduhan palsu terhadap tentara serta komandan IDF. Akibatnya, militer Israel telah menugaskan Advokat Jenderal Militer untuk meninjau kemungkinan langkah hukum terhadap pembuat film.
Di sisi lain, Yuval Abraham membela filmnya dengan berpendapat bahwa penyangkalan terhadap kejahatan justru melanggengkan kejahmanan tersebut. Ia menekankan pentingnya warga Israel menyaksikan film ini untuk mengetahui aksi-aksi yang dilakukan oleh negara mereka sendiri. Menurut laporan Otoritas Kesehatan Gaza, lebih dari 73.000 warga Palestina, sebagian besar warga sipil, tewas dalam kampanye militer Israel sejak Oktober 2023. Konflik ini dimulai setelah serangan Hamas ke Israel pada 7 Oktober 2023 yang menyebabkan kematian sekitar 1.200 orang, sebagian besar warga sipil.
Bagikan
Berita terkait
Siasat Netanyahu Picu Konflik Gaza Demi Tunda Pemilu
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 21.06
Netanyahu Diduga Panaskan Konflik Gaza Demi Tunda Pemilu
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 13.40
Presiden UEA Ingatkan Netanyahu tentang Serangan Hamas 7 Oktober, Ini 5 Faktanya
SINDOnews · 10 September 2026 pukul 02.20
Potret Lesu Partai Pimpinan Netanyahu Jelang Pemilu
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 07.25