Netanyahu Diduga Panaskan Konflik Gaza Demi Tunda Pemilu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu diduga memicu eskalasi konflik di Jalur Gaza untuk menunda pemilu parlemen yang dijadwalkan Oktober 2026. Laporan surat kabar Israel Maariv, dikutip Middle East Monitor, menyatakan bahwa petinggi militer Israel khawatir Netanyahu tidak ingin konflik berakhir dan mungkin akan memicu kembali eskalasi saat pemilu semakin dekat. Mereka menegaskan tidak akan terlibat dalam perang baru yang tidak perlu. Netanyahu juga meningkatkan retorika terhadap Turki setelah serangan militer Israel di Suriah, dengan tuduhan bahwa Ankara berniat mendirikan pangkalan militer di wilayah itu. Tokoh oposisi seperti Ehud Barak dan Yair Golan menuduh Netanyahu memanfaatkan isu keamanan demi kepentingan politik. Jajap pendapat terkini menunjukkan blok pemerintahan Netanyahu tidak akan mencapai mayoritas yang dibutuhkan untuk membentuk pemerintahan.
Bagikan
Berita terkait
Partai Netanyahu Disandingkan Wali Kota New York dengan Pemimpin Iran di Papan Iklan Kampanye
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 04.23
Netanyahu Terancam Tumbang dari Dalam, Muncul Pesaing Baru Yahudi-Arab
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 09.20
Netanyahu Ancam Serang Gaza Lagi Gara-gara Layang-layang
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 07.23
Bukan Hanya Perang, Utang yang Membengkak Jadi Pemicu Kehancuran Israel
SINDOnews · 24 Agustus 2026 pukul 04.40