Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Netanyahu Terancam Tumbang dari Dalam, Muncul Pesaing Baru Yahudi-Arab

Sebuah partai politik baru bernama 'A Place for Us All' yang terdiri dari gabungan Yahudi dan Arab resmi berpartisipasi dalam Pemilu Israel yang dijadwalkan pada 27 Oktober. Partai ini didirikan untuk menarik pemilih muda dan kelompok yang merasa terpinggirkan, dengan tujuan menggulingkan pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu yang berhaluan kanan. Kemunculan partai ini merupakan yang pertama sejak serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 dan perang Gaza, yang telah memicu ketegangan antara komunitas Yahudi dan Arab di Israel.

Masyarakat Arab yang merupakan seperlima dari populasi Israel sering mengeluhkan diskriminasi yang diperparah di bawah pemerintahan Netanyahu. Partisipasi pemilih Arab yang rendah, hanya 53,2% pada pemilu 2022, menjadi faktor kunci kemenangan Netanyahu. Analis memperingatkan bahwa partai baru ini berisiko memecah suara minoritas karena ambang parlemen sebesar 3,25%, yang bisa mengurangi keterwakilan Arab di Knesset. Namun, pimpinan partai membantah hal tersebut dan menekankan fokus pada merangkul pemilih baru. Pemimpin partai Arab senior mengimbau partai baru ini untuk mempertimbangkan kembali langkah politiknya demi persatuan koalisi.

Berita terkait