Netanyahu Tolak 15 Poin Rencana Perdamaian Gaza Usulan Board of Peace
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menolak 15 poin rencana perdamaian Gaza yang diusulkan Board of Peace (BoP) yang dibentuk Presiden AS Donald Trump. Penolakan ini didasarkan pada ketidakpercayaan Israel terhadap komitmen Hamas untuk melucuti senjatanya secara nyata. Netanyahu menegaskan bahwa pasukan Israel (IDF) tidak akan ditarik dari Gaza hingga Hamas benar-benar membuang senjatanya, bukan hanya membuat rencana semu. Menurut pernyataan Netanyahu kepada Guardian, Israel saat ini sedang berdiskusi dengan pihak AS mengenai hal ini. Rencana perdamaian yang diusulkan BoP pada Juli 2026 mensyaratkan Hamas melucuti senjata sebagai imbalan dari penarikan pasukan Israel di jalur Gaza. Namun, Netanyahu menuntukan pelucutan senjata penuh dilakukan terlebih dahulu sebelum kesepakatan tersebut dapat dilaksanakan secara bertahap sebagaimana dijanjikan Trump. Sebelumnya, Israel telah meningkatkan serangan udaranya di wilayah Palestina setelah pengumuman rencana perdamaian oleh Trump. Laporan Guardian melaporkan bahwa serangan udara Israel pada pekan sebelumnya menewaskan 18 orang di wilayah Palestina.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 10 Agustus 2026 pukul 12.49
Netanyahu dan Jalan Buntu Perdamaian Gaza
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 06.10
Retak! Netanyahu Tiba-Tiba Emosi ke Trump, Buang Rencana AS Soal Gaza
SINDOnews · 10 Agustus 2026 pukul 05.15
PM Netanyahu Tolak Rencana 15 Poin Trump untuk Gaza, Ini 3 Alasannya
SINDOnews · 11 Agustus 2026 pukul 20.32
Menantu Trump Tuding Netanyahu Hambat Rencana AS untuk Gaza
Berita terkait
Netanyahu Kunjungi Pasukan Israel di Gaza: Kita Tak Akan Mundur!
Detik.com · 3 September 2026 pukul 17.06
Netanyahu Klaim Israel Tangkap Kepala Keamanan Hamas saat Operasi di Gaza
Detik.com · 2 September 2026 pukul 00.06
Syarat Mutlak Netanyahu: Israel Tak Akan Tarik Pasukan Gaza Sebelum Hamas Dilucuti
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 03.48
Puluhan Negara WO Bikin Sidang PBB Sepi saat Netanyahu Pidato
Detik.com · 26 September 2026 pukul 06.03