Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Netanyahu Tolak Kesepakatan Gaza, Ogah Setop Serangan-Tarik Pasukan

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menolak kesepakatan gencatan senjata Gaza terbaru yang diusulkan Dewan Perdamaian bentukan Presiden AS Donald Trump. Dalam pertemuan dengan utusan Dewan Perdamaian, Nickolay Mladenov, pada 3 Agustus 2026, Netanyahu menyatakan Israel tidak akan menghentikan serangan militer dan tidak akan menarik pasukannya dari posisi-posisi yang dikuasai di Jalur Gaza. Netanyahu beralasan Hamas masih terus membangun kembali kemampuan militernya dan menjadi ancaman langsung bagi Israel.

Sebelumnya, pada 31 Juli 2026, Dewan Perdamaian dan Trump mengumumkan kesepakatan tahapan berikutnya gencatan senjata Gaza yang telah disetujui Hamas. Kesepakatan itu mencakup roadmap keamanan, administrasi, dan transisi di Gaza, termasuk perlucutan senjata Hamas dan penarikan pasukan Israel secara bertahap. Namun, militer Israel bersikeras mempertahankan kebebasan operasional penuh di Gaza dan menetapkan tiga garis merah, termasuk penolakan terhadap penarikan pasukan parsial kecuali Hamas dilucuti senjata sepenuhnya. Para pejabat senior Israel dijadwalkan memaparkan tuntutan tersebut dalam pembicaraan dengan Kepala Staf Eyal Zamir.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait