Norman Joesoef Mencuat di Bursa Wamenhan, Dave Laksono: Latar Belakang Bukan Satu-satunya Ukuran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Ketua Komisi I DPR Dave Laksono menanggapi kabar yang mencuat bahwa pengusaha muda Norman Joesoef bakal mengisi posisi Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan). Menurut Dave, sosok dari kalangan nonmiliter tetap memiliki peluang untuk menduduki jabatan tersebut. Ia menilai hal itu tidak perlu dipandang sebagai sesuatu yang otomatis menimbulkan gesekan dengan TNI.
Dave menegaskan bahwa kunci sinergi adalah pembagian tugas dan kewenangan yang jelas, komunikasi yang baik, serta semua pihak bekerja dalam kerangka kebijakan pertahanan yang sama. Ia juga menekankan pentingnya menjaga soliditas dan menempatkan kepentingan pertahanan negara di atas kepentingan lainnya. Pernyataan ini disampaikan Dave pada Minggu (9/8/2026) sebagai respons atas kabar yang berkembang di publik.
Sebelumnya, DPR juga menyoroti kenaikan tunjangan kinerja (tukin) yang diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme prajurit TNI dan pegawai Kementerian Pertahanan. Isu ini menjadi bagian dari perhatian DPR terhadap penguatan institusi pertahanan, termasuk dalam proses pengisian jabatan wamenhan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 9 Agustus 2026 pukul 10.10
Nama Norman Joesoef Mencuat Sebagai Wamenhan, Komisi I DPR: Tunggu Keputusan Presiden
JPNN.com · 8 Agustus 2026 pukul 12.25
Kabar Prabowo Pilih Wamenhan Baru, Anggota DPR Ini Ungkit Kemandirian Industri Pertahanan
JPNN.com · 7 Agustus 2026 pukul 21.15
Norman Joesoef Sosok Tepat untuk Wamenhan, Bawa Angin Segar bagi Industri Pertahanan
Berita terkait
DPR tindak lanjuti surpres soal penjualan KRI Ki Hajar Dewantara
ANTARA News · 18 Agustus 2026 pukul 15.16
Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AS ke TNI AL, Dipakai Marinir
JawaPos · 28 September 2026 pukul 19.00
Ketua MPR Minta Pindad Kurangi Ketergantungan Senjata Luar Negeri
JPNN.com · 28 September 2026 pukul 14.30
Arab Saudi Kenalkan Monster Gurun HEET 8x8 dan HEET 4x4
SINDOnews · 28 September 2026 pukul 12.58