Norton Manx R Diuji 500.000 Km, Respons Gas dan Kelincahan Masih Jadi Catatan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Norton telah menghabiskan lebih dari 500.000 km dalam pengembangan dan pengujian Norton Manx R, sebuah superbike bermesin V4 1.200 cc. Pengujian melibatkan lebih dari 20.000 km di sirkuit, lebih dari 100 prototipe, dan lebih dari 50 pengendara termasuk pebalap profesional. Mesin V4 bersudut 72 derajat ini menghasilkan 206 bhp pada 11.500 rpm dan torsi 130 Nm pada 9.000 rpm, dengan 77 persen torsi tersedia sejak 5.000 rpm. Norton menekankan pengembangan berdasarkan data nyata, dengan sistem pencatat data yang merekam 218.000 km penggunaan, menunjukkan sebagian besar penggunaan berada pada rentang 5.000 hingga 7.000 rpm. Hasil uji MotorCycleNews (MCN) menunjukkan beberapa kekuatan dan kelemahan. Mesin dinilai nyaman digunakan pada rentang 5.000 hingga 9.000 rpm, dan suara knalpot standar mendapat pujian tinggi. Pengereman Brembo Hypure juga dinilai sangat baik. Namun, terdapat kritik terkait respons gas yang terasa tertunda, kopling yang tajam sehingga mudah mematikan mesin saat mulai, dan kesulitan menemukan posisi netral saat mesin dingin. Kelincahan juga dinilai kurang optimal, terutama karena bobot sekitar 12 kg lebih berat dibandingkan Ducati Panigale V4S, membuat kendaraan terasa berat di jalan pegunungan. Norton melakukan pengujian di lima negara dengan kondisi iklim yang beragam, termasuk Inggris untuk cuaca dingin, Italia untuk suhu ekstrem di atas 45 derajat Celsius, Spanyol untuk pengujian kelayakan, Austria untuk ketinggian tinggi, dan India untuk kondisi jalan berat. Mesin juga menjalani uji daya tahan selama 100 jam yang setara dengan 150.000 km. Harga Manx R di Inggris dimulai dari 20.250 poundsterling untuk varian dasar, hingga 38.750 poundsterling untuk varian Signature, dengan garansi 36 bulan dan pengiriman sudah dimulai.
Bagikan
Berita terkait
Puncak dan Merak Jadi Rute Favorit, 369 Ribu Kendaraan Keluar Jabotabek
JawaPos · 16 Agustus 2026 pukul 16.30
Prabowo Perintahkan Gerak Cepat Tangani Gempa NTT, Pusat dan Daerah Harus Sinkron
JawaPos · 16 Agustus 2026 pukul 16.30
Dari Sawah Jawa Tengah untuk Meja Makan Indonesia
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 16.23
CEIC Sebut Sinyal Pelemahan Ekonomi Indonesia Menguat
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 16.21