Jakarta · Senin, 24 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Norton Ungkap Filosofi Desain Manx R dan Atlas dengan Empat Pilar

Norton mengembangkan bahasa desain baru untuk generasi terbaru sepeda motornya, termasuk Manx R dan Atlas, dengan mengandalkan empat pilar utama: modernitas, integrasi, drama, dan koneksi. Kepala Desainer Norton, Simon Skinner, menyatakan bahwa perusahaan tidak sekadar menyalin desain masa lalu, tetapi justru menafsirkannya kembali dengan pendekatan yang lebih modern. Tujuannya adalah menciptakan identitas visual yang kuat sekaligus tetap terhubung dengan warisan sejarah merek asal Inggris ini.

Pengembangan desain Manx R dan Atlas didukung oleh teknologi realitas virtual (VR), yang memungkinkan tim desainer untuk memvisualisasikan sepeda motor dalam lingkungan 3D sebelum prototipe fisik dibuat. Teknologi ini digunakan untuk mengevaluasi berbagai elemen seperti bentuk lampu depan dan posisi kaca spion. Pendekatan ini juga mendukung kolaborasi lintas tiga fasilitas utama Norton yang tersebar di Solihull (Inggris), Bologna (Italia), dan Hosur (India), dengan desain dikerjakan di Eropa dan rekayasa di ketiga lokasi tersebut.

Empat pilar desain tidak hanya menekankan estetika, tetapi juga fungsionalitas. Modernitas memberi kesan produk berasal dari masa depan, sementara integrasi mengurangi komponen yang tidak perlu sehingga hampir seluruh bagian visible memiliki fungsi. Unsur drama menambah karakter kuat pada setiap model agar tidak seragam seperti pola kompetitor. Skinner menekankan bahwa setiap model akan memiliki karakter uniknya, namun tetap menggambarkan identitas Norton. Estimasinya, butuh tiga hingga tujuh tahun dan peluncuran model baru agar bahasa desain ini dapat diakui luas oleh konsumen.

Berita terkait