NU Sebut Program MBG Tak Hanya Pemenuhan Gizi Tapi Juga Tata Ekosistem Pertanian
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Nahdaltul Ulama (NU) menilai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga sebagai kesempatan untuk menata ekosistem pertanian secara strategis. Menurut Ketua Tim Koordinasi dan Akselerasi PBNU Ning Alissa Wahid, kegiatan ini penting karena pasokan bahan makanan untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berasal dari sektor pertanian. Dengan mengelola ekosistem pertanian, NU berupaya memberikan dukungan positif bagi keberhasilan program MBG.
PBNU mendapatkan amanah dari pemerintah untuk mengelola 1.000 dapur MBG, namun hingga kini hanya mampu mengelola sekitar 200 dapur. Upaya pengelolaan ini dilakukan melalui kegiatan yang bertema "Membangun Ekosistem Pertanian Pendukung Makan Bergizi Gratis", yang digelar oleh Lembaga Pengembangan Pertanian (LPP) PBNU di Pesantren Al Itqan, Semarang, pada 10 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen NU dalam mendukung keberhasilan program MBG secara nasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 05.35
Legislator PAN Apresiasi Prabowo Teruskan MBG: Investasi untuk Tingkatkan SDM
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 08.59
Prabowo Bertekad Lanjutkan MBG, Komisi IX DPR Minta SPPG Dikawal Ketat
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 22.00
Anggaran Makan Bergizi Gratis 2027 Naik Jadi Rp240 Triliun
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 17.58
Mentan Amran Perintahkan Menu MBG Telur 3 Kali Seminggu
Berita terkait
BGN Buka 480 Dapur Umum MBG di Kawasan 3 T
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 15.12
BGN Aktifkan 480 SPPG di 16 Provinsi, Papua Pegunungan Jadi Sasaran MBG
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 11.10
BGN aktivasi 480 SPPG 16 provinsi Indonesia termasuk Papua Pegunungan
ANTARA News · 2 Oktober 2026 pukul 10.33
Insentif Dapur MBG Diubah Jadi Rp 2.000/Porsi: Tak Beroperasi, Tak Dapat!
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 07.54