Insentif Dapur MBG Diubah Jadi Rp 2.000/Porsi: Tak Beroperasi, Tak Dapat!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Gizi Nasional (BGN) mengubah skema insentif program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Insentif yang sebelumnya diberikan sebesar Rp 6 juta per hari per dapur, kini disesuaikan menjadi Rp 2.000 per porsi. Perubahan ini dilakukan agar insentif lebih adil dan efisien, karena sebelumnya dapur dengan jumlah penerima manfaat berbeda tetap mendapat insentif yang sama.
Kepala BGN Sudaryono menjelaskan, insentif hanya diberikan kepada SPPG yang tetap beroperasi dan menyalurkan MBG kepada penerima manfaat. Dapur yang tidak beroperasi akibat suspend, sekolah libur nasional, atau kondisi seperti bencana tidak akan mendapatkan insentif.
Insentif sebesar Rp 2.000 per porsi merupakan bagian dari total anggaran MBG sebesar Rp 15.000 per porsi. Rinciannya meliputi Rp 10.000 untuk biaya makanan, Rp 3.000 untuk operasional, dan sisanya sebesar Rp 2.000 sebagai insentif bagi SPPG.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 21.07
Mulai 5 Oktober 2026, BGN Ubah Skema Insentif Dapur MBG Jadi Rp2.000 per Porsi
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 11.11
Insentif MBG Dirombak, dari Rp6 Juta per Hari Jadi Rp2.000 per Porsi
JawaPos · 30 September 2026 pukul 20.15
Insentif Dapur MBG Tak Lagi Rp6 Juta per Hari, BGN Ubah jadi Rp2.000 per Porsi
JawaPos · 30 September 2026 pukul 15.30
Dapur MBG Tidak Dapat Insentif Jika Sedang Suspend, Libur Sekolah, dan Bencana Alam
Berita terkait
BGN Ubah Aturan Insentif Dapur MBG Tak Lagi Rp6 Juta Pekan Ini
CNN Indonesia · 4 September 2026 pukul 07.16
BGN Ubah Skema Insentif SPPG, Rp 2 Ribu Per Porsi Mulai 5 Oktober
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 12.53
Insentif Dapur MBG Diubah dari Rp 6 Juta/Hari Jadi Rp 2.000/Porsi
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 08.30
Insentif Dapur MBG Tak Lagi Rp6 Juta per Hari, BGN Ubah jadi Rp2.000 per Porsi
JawaPos · 30 September 2026 pukul 15.00